Bahasa: Bahasa

Kebersihan yang baik membantu kesehatan

Fakta-fakta yang harus diketahui tentang kebersihan

Anak-anak lebih rentan daripada kelompok usia lainnya terhadap efek buruk dari air yang tidak bersih, sanitasi yang buruk dan kurangnya kebersihan.

Beberapa fakta untuk melindungi diri sendiri dan keluarga sendiri terhadap penyakit?

Anak-anak lebih rentan dibandingkan kelompok usia lainnya untuk efek buruk dari air yang tidak bersih, buruknya sanitasi dan kurangnya kebersihan.

Kebiasaan sederhana mencuci tangan dengan sabun sangat mengurangi terjadinya diare. Hal ini juga sangat mengurangi risiko infeksi pernapasan seperti pneumonia dan penyakit lainnya, termasuk infeksi mata, terutama trachoma.

Orang tua dan pengasuh harus mencuci tangan mereka dengan sabun dan air pada saat-saat kritis: (1) setelah membersihkan bayi atau anak kecil yang telah buang air besar, (2) setelah membantu anak menggunakan toilet atau jamban, (3) setelah menggunakan jamban atau toilet untuk diri sendiri, (4) sebelum menyentuh makanan dan memberi makan anak-anak, dan (5) setelah berurusan dengan sampah.

Orang tua dan pengasuh perlu membantu anak-anak mengembangkan kebiasaan mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dan setelah menggunakan jamban atau toilet. Apabila sabun tidak tersedia dapat dicuci dengan abu dan air. Kotoran hewan dan manusia harus dijauhkan dari rumah-rumah, jalan, sumber air dan area bermain anak-anak.

Penggunaan jamban dan toilet bersama-sama dengan praktik kebersihan yang baik – khususnya cuci tangan dengan sabun – adalah alat kesehatan umum yang penting. Mereka melindungi anak-anak dan keluarga dengan biaya murah dan membantu mewujudkan hak anak atas kesehatan dan gizi yang baik.

Beberapa fakta yang harus diketahui tentang kebersihan

1. Semua kotoran, termasuk kotoran bayi dan anak-anak, harus dibuang secara aman. Memastikan bahwa semua anggota keluarga menggunakan toilet, jamban atau toilet latihan (untuk anak-anak) adalah cara terbaik untuk membuang kotoran. Apabila tidak ada toilet, kotoran harus dikubur.

2. Semua anggota keluarga, termasuk anak-anak, harus mencuci tangan mereka secara menyeluruh dengan sabun dan air setelah kontak dengan kotoran, sebelum menyentuh atau menyiapkan makanan, dan sebelum member makan anak-anak. Apabila tidak tersedia sabun, penggantinya, seperti abu dan air, dapat digunakan.

3. Mencuci wajah dan tangan dengan sabun dan air setiap hari membantu mencegah infeksi mata. Di beberapa bagian dunia, infeksi mata dapat menyebabkan trachoma, yang dapat menyebabkan kebutaan.

4. Semua air yang orang minum dan gunakan harus berasal dari sumber yang aman atau dimurnikan. Wadah untuk membawa dan menyimpan air harus tetap bersih di bagian dalam dan luar dan tertutup untuk menjaga air tetap bersih. Jika diperlukan, pengolahan air di rumah, seperti merebus, menyaring, menambahkan klorin atau mendesinfeksi kuman dengan sinar matahari, harus digunakan untuk memurnikan air.

5. Makanan mentah atau sisa dimasak bisa berbahaya. Makanan mentah harus dicuci atau dimasak. Makanan yang dimasak harus dimakan tanpa ditunda atau dipanaskan seluruhnya sebelum dimakan.

6. Makanan, peralatan dan permukaan persiapan harus tetap bersih dan jauh dari binatang. Makanan harus disimpan dalam wadah tertutup.

7. Pembuangan yang aman dari semua sampah rumah tangga membantu untuk menjaga lingkungan hidup yang bersih dan sehat. Ini membantu mencegah penyakit.

8. Kebersihan sangat penting saat menstruasi. Produk kesehatan wanita yang bersih dan kering harus tersedia untuk anak perempuan dan perempuan dewasa. Sebuah ruang pribadi yang bersih harus disediakan untuk memungkinkan mereka untuk membersihkan diri dan mencuci dan mengeringkan pakaian mereka. Pembalut perlu dibuang dengan hati-hati dengan sampah lainnya atau dibakar.

Artikel selanjutnya: Bagaimana menghindari malaria

The Internet of Good Things